Ego memang sombong, bahkan -baik dgn cara halus, intelektual ataupun
secara vulgar bak preman pasar yg lagi mabok- suka membodoh2kan orang
lain, menganggap org lain tolol, pantas diketawain, diejek2 dan
semacamnya.
aku (ego) ini menganggap dirinyalah yg paling
intelek, paling cerdas, paling bener, paling tau, paling utama, paling
suci, dan semacamnya.
Hahahahaaa... Padahal, baru kena rasa kantuk yg amat sangat aja si ego ini sudah klepek2.
Dan saat raga ini tertidur, hayoooo... Wahai ego, dimanakah harga diri yg kau bela dan bangga2kan itu!?
Dimanakah intelektualitas yg kau gadang2 itu?
Ayoo...mana segala hartamu, jabatanmu, kekayaan2mu, doktrin2mu, konsep2
& prinsip2 kebanggaanmu selama ini, mana...mana...mana...?
Iya. saat pikiranmu digulung (ditidurkan) oleh Sang Sukma Sang Hidup,
ayo mana segala hebat2mu itu? mana segala kebenaran dan hal yg kau
anggap penting itu?
Oh...egoku sayang egoku malang ...masih mau nekad terus sombong dan berbangga diri?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar