Tampilkan postingan dengan label Belajar yuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar yuk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juli 2015

anak cerdas rekening gendut


085 338 052 930

Juara adalah kebiasaan.. Bukan hasil kebut semalam

Ayo biasakan anak berlatih menjadi Juara dengan cara yang lebih menyenangkan

Berlatih Soal dengan Cara Menyenangkan

Dengan sistem INDIKATOR BELAJAR dan POINT, kini, berlatih soal bagi anak menjadi sesuatu yang menyenangkan. Layaknya sebuah game!

program berlatih soal dari SD hingga SMA. Putra-putri Anda akan berlatih soal sesuai tahapan kelasnya. Tidak perlu lama-lama, hanya 30 menit berlatih soal setiap harinya.

Melejitkan Prestasi secara Terukur

IONIA membuat anak bersemangat untuk menyelesaikan tahapan-tahapan belajar. Dengan IONIA, anak termotivasi berlatih untuk disiplin dan fokus

Anak Berprestasi, Orang Tua Bangga, Keluarga Harmoni

Meskipun sibuk, Orang tua dapat melihat secara detail perkembangan anak dari hari ke hari. Sistem raport IONIA akan memotivasi Anda untuk lebih menyelami anak dan membantunya lebih berprestasi

Dapatkan bonus hingga jutaan rupiah dengan menjadi reseller

Profit Referal

Jika Anda mereferensikan sistem belajar IONIA ke rekan Anda, dan rekan Anda mengikuti program IONIA, maka Anda berhak atas pembagian profit referal. Setiap Anda mereferensikan, Anda akan mendapatkan Rp 20.000,-/referal.

Berikut ini contoh perhitungan profit yang Anda dapatkan ketika mereferensikan:


Bagaimana kita dapat membantu meningkatkan prestasi akademik putra-putri Anda?

  • {1}

    Pengulangan adalah Ibu Segala Ketrampilan.

    Berlatih, berlatih, dan berlatih. Itulah kuncinya dalam menguasai materi. Problemnya, tidak banyak anak yang telaten untuk mengulang-ulang pelajaran. IONIA membuat terobosan dengan Indikator Belajar dan Sistem Point, membuat mengulang pelajaran layaknya sebuah game!
  • {2}

    Membantu Pola Disiplin Putra-Putri Anda.

    Tidak ada prestasi tanpa kedisiplinan. IONIA mengajak putra-putri Anda untuk berlatih soal hanya 30 menit per hari. Tidak perlu berjam-jam. Cukup 30 menit per hari tetapi rutin. Dengan kebiasaan berlatih soal 30 menit per hari akan membantu meningkatkan pola disiplin dan rasa tanggung jawab pada anak. Dengan disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi, prestasi pun dapat diraih.
  • {3}

    Fun for Focus.

    Layaknya sebuah game, anak tertantang untuk menyelesaikan sebuah level permainan dengan tenggat waktu tertentu. Mereka akan berusaha untuk terus menyelesaikan dengan baik hingga level tertinggi. Pola ini kita terapkan di IONIA melalui sistem point. Putra-putri Anda akan bersemangat untuk mengumpulkan poin dan mendapat gift-gift digital sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian mereka.


Kelebihan Berlatih Soal menggunakan Sistem online

Indikator Belajar

Indikator belajar IONIA divisualisasikan seperti batere. Jika batere sudah berwarna hijau, maka anak Anda sudah dinilai menguasai materi. Indikator belajar diukur dari kecepatan anak mengerjakan soal dan kebenaran jawaban. Dengan adanya indikator belajar, Anda dapat mengetahui kesiapan anak Anda menghadapi ujian. Jadi, gak perlu deg-degan lagi

Sistem Point

Sistem point adalah metode yang dianjurkan oleh para ahli pendidikan untuk melatih kedisiplinan anak dengan cara yang termotivasi. Setiap menyelesaikan latihan soal, anak akan mendapatkan point. Point dapat ditukar dengan gift sesuai dengan jumlah point yang didapat. Anak akan merasa tertantang selayaknya bermain game!

Melatih Fokus

IONIA akan mengukur kecepatan anak dalam mengerjakan soal. Kecepatan adalah salah satu faktor kesuksesan dalam mengerjakan ujian-ujian dari sekolah. Dengan memperhatikan waktu, anak akan berlatih sedikit demi sedikit untuk lebih cepat. Secara tidak sadar, anak akan berlatih untuk lebih fokus terhadap sesuatu yang sedang dikerjakannya.

Melatih Disiplin

Anak akan diajak untuk berlatih setiap harinya 30 menit saja. Tidak perlu berjam-jam. Dengan demikian, secara tidak sadar anak akan dilatih untuk menjadi lebih disiplin dan tanggung jawab. Menurut ahli, jika seorang manusia melakukan sesuatu selama 28 hari berturut-turut, maka akan menjadi sebuah kebiasaan baru. IONIA membantu anak untuk mempunyai kebiasaan belajar

Laporan Kemajuan

Setiap berlatih akan dicatat secara detail, baik waktu pengerjaannya maupun benar salahnya. Anda akan mendapatkan laporan secara detail dan grafik kemajuannya. Hal ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan anak. Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan, Anda dapat membantu memperbaiki kekurangannya jauh-jauh hari.

Fun & Happy!

Orang tua tidak perlu cemas lagi ketika anak menghadapi ujian. Dengan adanya Indikator belajar, Anda dapat mengetahui kesiapan anak. Dengan adanya sistem point, anak belajar dengan gembira. Layaknya sebuah permainan yang menantang untuk naik ke level berikutnya!
IONIA adalah program inovatif pembelajaran anak. Pertama dan satu-satunya yang menggunakan konsep INDIKATOR BELAJAR dan Sistem POINT. Belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih berprestasi

Info Kontak:

085 338 052 930
 
0361  -  464096





mm

Sabtu, 11 Juli 2015

Mencetak anak cerdas


Trikaya Parisudha
Hypnoparent 
  1. Langkah awal adalah membuat sugesti yang akan anda sampaikan secara tertulis, agar kita tidak berpikir menyusun kalimat saat melakukan hypnosleep. Hendaknya pendek, singkat dan jelas. Perhatikan juga pemakaian kata yang tepat. Intinya adalah mengatakan apa yang kita inginkan dengan kalimat positif BUKAN mengatakan apa yang tidak kita inginkan.
  2. Amati jumlah tarikan napas subyek. Hendaknya 6-8 tarikan napas per menit. Ini untuk menjamin bahwa subyek tertidur pulas. Yang paling ideal adalah 6 – 7 tarikan napas per menit.
  3. Dekati subyek dengan lembut untuk melakukan by pass terhadap pikiran kritisnya. Goyang tubuh subyek dengan memegang dagunya. Goyangkan sedikit ke kiri dan kanan sambil mengucapkan kalimat berikut dengan mantap disertai nada suara rendah dan datar “Ini …….. (nama anda atau mama atau papa) yang bicara. Kamu bisa dengar …….(saya, mama, papa) namun tetap tutup mata! Kamu bisa dengar …….(saya, mama, papa) namun tetap tutup mata! Kamu bisa dengar …….(saya, mama, papa) namun tetap tutup mata!”
  4. Jika subyek tertidur sangat lelap kalimat di atas mungkin perlu diulangi beberapa kali  sehingga bisa menembus level pikiran bawah sadarnya. Lanjutkan “Jika kamu dengar gerakkan jari telunjuk/ibu jari  yang saya sentuh. Jika kamu dengar gerakkan jari telunjuk yang saya sentuh. Kamu bisa dengar …….(saya, mama, papa) namun tetap tutup mata!”
  5. Setelah itu bacakan sugesti yang telah anda susun tadi 3 atau 4 kali untuk memastikan sampai ke bawah sadarnya.
  6. Lalu tutup dengan kalimat berikut “Kalau saya berhenti bicara maka kamu akan kembali tidur nyenyak seperti tadi. Kamu tidak akan mengingat apa yang baru saya sampaikan tapi kamu merasakan suatu perubahan dalam dirimu ketika bangun esok pagi dengan sangat segar. Sekarang tidurlah kembali dengan sangat nyenyak!”
  7. Keesokan hari dan seterusnya berlakulah seperti telah terjadi perubahan. Jika belum melihat perubahan nyata secara janganlah gusar dan berpikiran negatif. Biarkan proses perubahan terjadi di dalam lebih dahulu. Bila perlu anda ulangi hypnosleep lagi pada malam harinya.
  8. Untuk mempercepat proses perubahan siapkan lingkungan yang kondusif. Jika sugestinya anak akan suka belajar maka anda tunjukkan dengan contoh bahwa anda juga suka belajar dan katakan singkat saja pada anak bahwa belajar itu menyenangkan.
  9. Ketika ia mulai menunjukkan perubahan jangan disabotase dengan kata-kata “Kok tumben ya sekarang suka belajar?” atau kata-kata semacam itu. Sebaliknya dukung dengan kalimat “Bagus makin hari belajar itu makin menyenangkan ya?”
  10. Tetap jaga pikiran anda agar positif. Jangan mulai berpikir “Ihhhh kok belum terjadi perubahan sih. Dasar anak bandel. Susah banget sih jadi baik?”
  11. Untuk setiap kasus yang anda sugestikan beri waktu sampai terjadi perubahan baru beralih ke kasus yang lain.

Sunset

There are Sunset..
But we can't see it
Ada matahari terbenam...
Tapi kita tidak bisa melihatnya



  Because you clossed your eyes. Please open your eyes, if you want see a beautiful sunset .Karena Anda menutup mata Anda. Silahkan buka mata Anda, jika Anda ingin melihat matahari terbenam yang indah.



Tomorrow i will be flying to Barcalone,Spain.Yeee!!!!
Besok saya akan terbang ke Barcalone,Spain.Yeee!

Minggu, 05 Juli 2015

memuaskan rasa

Kebahagiaan Bukan Perasaan
Pikiran tidak pernah menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan bukan sesuatu untuk dikejar dan ditemukan, seperti perasaan. Perasaan dapat diperoleh berkali-kali, karena setiap kali perasaan selalu lenyap; tetapi kebahagiaan tidak bisa ditemukan. Ingatan akan kebahagiaan hanyalah perasaan, suatu reaksi yang memihak atau menentang saat kini. Yang sudah lenyap bukanlah kebahagiaan; pengalaman akan kebahagiaan yang sudah lenyap adalah perasaan, oleh karena ingatan adalah masa lampau, dan masa lampau adalah perasaan. Kebahagiaan bukan perasaan. ...
Apa yang Anda ketahui adalah masa lampau, bukan saat kini; dan masa lampau adalah perasaan, reaksi, ingatan. Anda ingat dulu Anda berbahagia; dan dapatkah masa lampau menguraikan apa kebahagiaan itu? Ia bisa mengingat-ingat, tapi ia tidak bisa menghadirkan. Pengenalan bukanlah kebahagiaan; tahu apa artinya berbahagia bukanlah kebahagiaan. Pengenalan adalah respons ingatan; dan dapatkah batin, timbunan rumit dari ingatan, pengalaman, pernah berbahagia? Pengenalan itu sendiri menghalangi proses mengalami.
Jika Anda sadar Anda berbahagia, adakah kebahagiaan? Jika terdapat kebahagiaan, apakah Anda sadar akan itu? Kesadaran hanya muncul bersama konflik, konflik ingatan akan hal yang lebih banyak. Kebahagiaan bukanlah ingatan akan hal yang lebih banyak. Bila terdapat konflik, tidak ada kebahagiaan. Konflik ada di pikiran. Pikiran pada tingkat apa pun adalah respons dari ingatan; dengan demikian pikiran mau tidak mau menghasilkan konflik. Pikiran adalah perasaan, dan perasaan bukanlah kebahagiaan. Perasaan terus-menerus mencari pemuasan. Tujuannya adalah perasaan, tetapi kebahagiaan bukanlah tujuan; ia tidak bisa dicari.
~ J Krishnamurti, Buku Kehidupan

Bukan penemuan

Kebahagiaan Bukan Perasaan
Pikiran tidak pernah menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan bukan sesuatu untuk dikejar dan ditemukan, seperti perasaan. Perasaan dapat diperoleh berkali-kali, karena setiap kali perasaan selalu lenyap; tetapi kebahagiaan tidak bisa ditemukan. Ingatan akan kebahagiaan hanyalah perasaan, suatu reaksi yang memihak atau menentang saat kini. Yang sudah lenyap bukanlah kebahagiaan; pengalaman akan kebahagiaan yang sudah lenyap adalah perasaan, oleh karena ingatan adalah masa lampau, dan masa lampau adalah perasaan. Kebahagiaan bukan perasaan. ...
Apa yang Anda ketahui adalah masa lampau, bukan saat kini; dan masa lampau adalah perasaan, reaksi, ingatan. Anda ingat dulu Anda berbahagia; dan dapatkah masa lampau menguraikan apa kebahagiaan itu? Ia bisa mengingat-ingat, tapi ia tidak bisa menghadirkan. Pengenalan bukanlah kebahagiaan; tahu apa artinya berbahagia bukanlah kebahagiaan. Pengenalan adalah respons ingatan; dan dapatkah batin, timbunan rumit dari ingatan, pengalaman, pernah berbahagia? Pengenalan itu sendiri menghalangi proses mengalami.
Jika Anda sadar Anda berbahagia, adakah kebahagiaan? Jika terdapat kebahagiaan, apakah Anda sadar akan itu? Kesadaran hanya muncul bersama konflik, konflik ingatan akan hal yang lebih banyak. Kebahagiaan bukanlah ingatan akan hal yang lebih banyak. Bila terdapat konflik, tidak ada kebahagiaan. Konflik ada di pikiran. Pikiran pada tingkat apa pun adalah respons dari ingatan; dengan demikian pikiran mau tidak mau menghasilkan konflik. Pikiran adalah perasaan, dan perasaan bukanlah kebahagiaan. Perasaan terus-menerus mencari pemuasan. Tujuannya adalah perasaan, tetapi kebahagiaan bukanlah tujuan; ia tidak bisa dicari.
~ J Krishnamurti, Buku Kehidupan

Sabtu, 04 Juli 2015

Apa itu Rudraksha


RUDRAKSHA (GENITRI) UNTUK KEMAKMURAN, KESEHATAN, KEDAMAIAN DAN KEMAJUAN SPIRITUAL
Apa itu Rudraksha

Rudraksha (Genitri) atau Elaeocarpus Ganitrus termasuk jenis pohon besar berdaun lebar, dengan tinggi maksimal dapat mencapai 25 s/d 30 meter. Memiliki batang yang tegak dan bulat berwarna cokelat, daunnya berbentuk tepian bergerigi dan meruncing di bagian ujung. Bijinya keras, awet dan bisa digunakan hingga delapan generasi.

Biji rudraksha identik digunakan sebagai bahan utama mala terbaik untuk melakukan japa. Dalam bahasa sansekerta, rudraksha berasal dari kata rudra yang berarti Dewa Shiwa dan aksa yang berarti mata. Sehingga arti keseluruhan rudraksha adalah mata Dewa Shiwa. Sebutan ini berasal dari sebuah legenda Hindu, dimana Dewa Shiva terbangun dari sebuah periode meditasi yang sangat panjang, karena merasa terharu, air mata beliau menetes. Satu tetes air mata itu kemudian tumbuh menjadi pohon rudraksha.

Di Indonesia, manifestasi air mata Dewa Shiva itu populer dengan sebutan ganitri, genitri atau jenitri. Indonesia merupakan penghasil biji rudraksha terbesar di dunia. Indonesia memasok 70% kebutuhan rudraksha yang diekspor dalam bentuk butiran biji. Sebanyak 20% pasokan lainnya dari Nepal. Sedangkan India, negara yang paling banyak menggunakan rudraksha hanya memproduksi 5% saja. Menurut hasil penelitian dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor, pohon Elaeocarpus Ganitrus banyak ditanam di Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan dan Bali.

Manfaat dan Kegunaan

Selama ribuan tahun, rudraksha banyak digunakan oleh para yogi di India, Nepal dan Himalaya untuk mencapai pencerahan dan pembebasan. Rudraksha bukan hanya sekedar sebagai alat hitung dalam melakukan japa (mantra yoga), melainkan juga sebagai sarana untuk meremajakan pikiran, tubuh dan jiwa, sehingga kualitas hidup secara keseluruhan dapat ditingkatkan. Tidak hanya itu, rudraksha juga banyak digunakan pada bidang kesehatan sebagai bahan berbagai obat-obatan Ayur Veda.

Menurut hasil penelitian Dr. Suhas Roy dari Indian Institute of Technology di Banaras India pada tahun 1993, sifat bioelektrokimia pada biji rudraksha dapat mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung dan merangsang sistem otak pusat. Hasilnya akan timbul perasaan tenang, damai dan berpikiran positif.

Dalam riset lain dari Indian Institute of Technology, diketahui bahwa biji rudraksha memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Artinya ketika misalnya digunakan untuk melakukan japa, rudraksha memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan faraday, yang muncul dari hasil konduksi elektron alkalin. Karena itulah rudraksha diyakini dapat mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai gangguan psikologi lainnya.

Dari hasil riset Singh R.K. dari Departement of Pharmacology, Banaras Hindu University India, diketahui bahwa biji rudraksha tidak saja berkhasiat saat dikalungkan di leher tapi juga bagus untuk diminum air rendaman atau rebusannya, karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Biji rudraksha direndam semalam, lalu diminum saat perut kosong. Bila disertai dengan mengalungkan rudraksha di leher, dalam tujuh hari terbukti efektif meredam hipertensi, memastikan sirkulasi darah yang ideal untuk tubuh dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Rudraksha juga berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker dan radang. Glikosida, teroid, alkaloid dan flavonoid yang terkandung dalam rudraksha baik untuk kesehatan paru-paru.

Hasil riset A.B. Ray dari Departement of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University India, menunjukkan bahwa senyawa alkaloid yang terkandung dalam rudraksha antara lain : pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine dan elaeocarpiline. Senyawa tersebut memiliki khasiat untuk meluruhkan lemak badan. Caranya, 25 gram biji rudraksha kering, dicuci dan direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan dingin, saring, lalu minum sekaligus.

Kehebatan Rudraksha

Sepanjang sejarah pengobatan kuno india, yaitu Ayur Veda, biji dan mukhi (muka) rudraksha seringkali dipergunakan dalam berbagai jenis perawatan tubuh dan mengobati berbagai jenis penyakit. Setiap mukhi biji rudraksha dipercaya memiliki manfaat spesifik dan kekuatan khusus dalam mengubah cara pandang dan kepribadian seseorang. Sifat elektromagnetik yang kuat, paramagnetik dan sifat induktif yang dimiliki rudraksha, dapat menimbulkan impuls listrik dikirim ke otak, merangsang pusat otak tertentu yang menyebabkan transformasi positif dalam cara pandangan, kharisma, kepribadian, dan kepercayaan diri pada para pemakai biji rudraksha.

Dalam budaya timur, biji rudraksha ini diyakini memiliki kekuatan spiritual dan supranatural. Artinya biji rudraksha memiliki keajaiban membantu menjalani hidup dengan lebih baik secara jasmani maupun rohani.

Biji rudraksa dapat memiliki sejumlah mukhi, mulai mukhi 1 s/d mukhi 38. Yang paling umum adalah mukhi 5 atau Pancamukhi Rudraksha. Mukhi yang paling langka adalah mukhi 1 atau Ekamukhi Rudraksha dan Trijuti Rudraksa.

Biji Rudraksha memiliki kekuatan yang luar biasa dan tidak dapat dijelaskan. Siapapun yang menggunakan biji rudraksha akan dapat merasakan bahwa hal itu meningkatkan kedamaian pikiran, ketenangan, kesehatan yang lebih baik, kesuksesan, kemakmuran dan keberuntungan. Depresi dan kemurungan adalah hal yang dapat ditangkal oleh biji rudraksha dalam waktu singkat. Karena itu biji rudraksha juga dikenal dengan sebutan “biji pelenyap kegundahan”.

Hanya dengan menggenggam biji rudraksha dengan tangan atau memakainya hanya dalam jangka waktu beberapa jam saja, seseorang dapat jelas merasakan meningkatnya energi vitalitas, relaksasi yang mendalam dan perasaan tenang. Kita merasa jauh lebih baik dan berbeda ketika biji rudraksha bersentuhan dengan badan kita.

MANFAAT BILA RUDRAKSHA BERSENTUHAN DENGAN KULIT :

₪ Membuat suhu badan menjadi sejuk
₪ Meredakan gangguan jantung dan tekanan darah rendah
₪ Meningkatkan daya ingat, kejernihan pikiran dan kesadaran
₪ Memperbaiki kinerja sistem syaraf
₪ Membantu mengheningkan pikiran, melepaskan pikiran negatif
₪ Memperlambat proses penuaan

COPAS
— bersama Ketut Sankarya Dollas, Mangku Nyoman Weda, Pesraman BaliDwipa




Bening Bening

AKU SANG PENYEMBAH PATUNG .........
Rekan – rekan apakah anda tahu bahwa aku adalah Penyembah Patung ?
Bahkan guruku sendiri mengatakan aku adalah penyembah patung ( walau tak diucapkan secara langsung ), namun berwujud sindiran RUTIN.
Beliau mengatakan “HARAM” bagi gadis penyembah langit dipersunting oleh pemuda penyembah patung ....... itu namanya gadis murtad !
Itu kujalani saat aku mempelajari hakekat tertinggi AJARAN PENYEMBAH LANGIT !
Yah BELAJAR sembari terus DIHINA oleh Sang Guru Dorna
Dan aku diam, aku sudah sangat terbiasa dengan hinaan itu ...... bahkan dari aku balita ....... aku adalah “anak penyembah patung”
Bagi penganut Vedantic di tengah – tengah mayoritas ...... aku sudah menganggap hinaan tersebut bagaikan minum air putih .........
Aku terus TIARAP dan MERAYAP memeluk Bhagavadgita, seolah aku tunduk dan takluk oleh dominasi Sang Penyembah Langit.
Bagaikan teknisi SENJATA RUSSIA ....... aku diam di ruang bawah tanah sambil mempelajari semua KELEMAHAN TEKNIK SENJATA BARAT ........
Aku tetap percaya pada diriku bahwa pada suatu saatnya BHAGAVADGITA akan tampil bagaikan pesawat SUKHOI PAK-FA yang ditakuti NATO
Bhagavadgita bagaikan air putih ........... mereka minum namun tak sadar bahwa mereka meminum Bhagavadgita
Yah Kitab Kuno berusia 12000 tahun, itulah peganganku ..... kitab yang ada bahkan saat peradaban mereka belum MEMAKAI CELANA
Mereka berteriak tentang TUHAN ........bahkan Bhagavadgita telah membahas mengenai LAPISAN TUHAN ITU SENDIRI DALAM LAPISAN TAK TERBATAS IMAGINER .......... mereka menganggap SINAR ITU ADALAH TUHAN ( Brahmajyoti) belum kawan ....... masih jauh .......musti naik becak dulu ....... itu baru lapisan luar .......... itu belum inti Brahman ( Goloka Virndavana)
Mereka berteriak mengenai KECINTAAN PADA TUHAN ......... Bhagavadgita telah selesai membahas TOTALITAS PENYERAHAN ABADI .......... SENYAWA YANG MELEBUR PADA INTI TUHAN .........
Saat mereka berteriak bahwa Tuhan itu bukan lelaki bukan perempuan tak beranak dan sibuk mengangkat pedang demi suatu dogma kaku ......
GITA telah mendefinisikan TUHAN memiliki LAPISAN TAK BERPRIBADI dan INTI BERPRIBADI ........... DAN INTI TERSEBAR, TERSEBAR ADALAH SATU, KERAGAMAN GERAK DALAM 1 LANGKAH UTAMA ........ ha ha ha ha ha ha ha ha
Saat mereka berteriak mengenai KESATUAN WUJUD .......Bhagavadgita terkekeh – kekeh bahwa “ ADANYA SUBSTANSI PEMBENTUK SEMUANYA YANG HAKIKINYA ADALAH SATU YANG TERDIRI SUBSTANSI LUAR DAN UTAMA“
Saat mereka berteriak HARI KIAMAT/ HARI AKHIR ....... Bhagavadgita telah sampai pada hitungan KALPA yang terdiri 4 Yuga (zaman) ..... Satya Yuga 1.728.000, tahun ......Treta Yuga 1.296.000 tahun .......Dvapara Yuga 864.000 tahun ......Kali Yuga 432.000 tahun ......... yang mana 1 Kalpa berputar 1000 kali atau 4.320.000 tahun x 1000 = 4.320.000.000 = 1 hari BRAHMA ( Malaikat tertinggi) . Yang mereka sebut KIAMAT (oleh mereka) hanyalah satu siklus usia BRAHMA ( Malaikat tertinggi ) yang dimusnahkan setiap 311.04.000.000.000 tahun sekali yang kemudian akan diperbaharui lagi ........ karena waktu sepanjang 311.04.000.000.000 tahun hanyalah 1 detik bagi Brahman Yang Agung ( Tuhan Yang Maha Esa ) ....... Dan Esensi Brahman adalah PENGUASA WAKTU
Saat mereka sibuk menonjol - nonjolkan AGAMA sebagai IDENTITAS AJARAN....... Bhagavadgita justru telah meninggalkan fase itu alias MALU nyebut – nyebut diri sebagai milik suatu agama atau golongan ....... alias UDAH NGGAK JAMAN ...... UDAH KETINGGALAN TREND dalam siklus zaman
Saat mereka sibuk mempertentangkan NABI bukan TUHAN ....... NABI cuma manusia sebagai utusan ........ Bhagavadgita udah males ngurus pokok bahasan kayak anak kecil begituan ...... Gita telah mengetahui bahwa definis UTUSAN ADALAH BERAGAM BENTUKNYA , DAN MERUPAKAN HAK PREROGATIF TUHAN MAU BIKIN APAAN ...... ITU KAN TERSERAH TUHANNYA ...... SUKA – SUKA TUHAN NYA ! ......alias ia bisa berwujud manusia biasa, jelmaan, orang tak dikenal, gejala alam, peristiwa dan segala hal yang tak mungkin di rasio oleh otak kita yang hanya sebesar biji kacang ................ kasihan kan ?
Definisi hatiku hanya sederhana : “JANGAN PERNAH MENYEBUT MATAHARI TAK ADA HANYA KARENA KAU BUTA “ ......... mau kau caci maki matahari , sang matahari tetap terbit dari timur dan tenggelam di barat ........ begitu juga dengan KARMA ...... mau percaya, mau kagak, mau bilang ajaran karma itu haram, mau elo bilang itu nggak ada ........... TETAP AJA KALAU KAU MALING SENDAL , DIBAWA KE KANTOR POLISI, DIGEBUKIN SAMPAI BABAK BELUR ..... alias tetap saja KAU KENA KARMANYA / TERGILAS KARMA .......mau kau bilang karma itu TUKIYEM kek ...... karma itu NGGAK ADA kek ....... karma itu AJARAN SESAT kek ......... KARMA TETAP KARMA ...... kalau kena karmanya ya tetap MENCREEEET !!!!
Hade e e e e h SAKING GAK NYAMBUNGNYA .......ya udah NGALAH AJA ...... he he he he he he dibalik senyumku sebenarnya JAKA SEMBUNG NYERVIS BECAK ( GAK NYAMBUNG CAK ! ) ......... sambil menikmati hinaan dari mereka ........ DIJAWAB SALAH .....NGGAK DIJAWAB SALAH ! .....ya udah diam aja !
Jangankan dengan rekan – rekan dari LANGIT dengan GURU SENDIRI saja sudah JAKA SEMBUNG MAKAN PERMEN alias NGGAK NYAMBUNG MEN ! he he he he he he he NGALAH dan terus belajar ...............
Yah itulah rekan – rekan keluh kesah SANG PENYEMBAH PATUNG
Manusia yang tak mengenal Tuhan yang DEFINITIF ........
Penganut agama Pentium Celeron ...... AGAMA BUMI ..... AGAMA CIPTAAN MANUSIA ........
AKU SANG PENYEMBAH BERHALA .....

Jumat, 03 Juli 2015

sejarah dalam film

  • MERZIFONLU KARA MUSTAFA PASHA
    SANG PENAKLUK EROPA YANG GAGAL TOTAL
    Dengar Baik-Baik
    Wahai tentaraku, kita memiliki sejarah yang mulia! Kita telah merebut banyak benteng dan kota-kota yang paling sulit! Kita telah melewati pegunungan yang tinggi! Kita telah mematahkan tombak-tombak yang dilemparkan musuh ke dada kita. Kita turunkan dan robek bendera musuh yang mereka tancapkan dengan kesombongan! Demi kemuliaan kita rela mati dan menderita!
    Hari ini sudah saatnya bagi kita membuktikan kepada pendahulu kita, kita layak menjadi penerus mereka! Ingatlah! Kemenangan besar hanya bisa dicapai dengan iman. Dengan keberaninan kita akan menerobos tembok-tembok itu! Esok harinya kita akan bangun di pagi yang cerah, yang tak pernah dilihat hamba Allah yang lain. Kita tidak akan mati sebelum musuh bertekuk lutut dihadapan kita.
    ALLAHU AKBAR!
    ALLAHU AKBAR!
    ALLAHU AKBAR!
    - Sultan Muhammad Al-Fatih berpidato di depan benteng terkuat Konstantinopel setelah kalah perang selama empat puluh hari dan akhirnya menang, yang sekarang menjadi negara Turki dengan ibu kotanya Ankara. Dengan kota terbesarnya adalah Istanbul yang pada awalnya bernama Islambul atau kota Islam. Seandainya semua negara di dunia ini menjadi satu negara, maka Turkilah yang akan menjadi ibu kotanya, karena letak geografis Turki berada antara dua daratan yaitu Eropa dan Asia.
    ____________________________________________________________
    KISAH PERJUANGAN KARA MUSTAFA PASHA
    Merzifonlu Kara Mustafa Pasha (1634/1635 - 25 Desember 1683) adalah seorang pemimpin militer Ottoman dan wazir agung yang merupakan karakter sentral dalam upaya terakhir Kekaisaran Ottoman pada ekspansi ke Eropa.
    Lahir dari orang tua yang berdarah Turki Merzifon, awalnya ia menikah dengan gadis dari keluarga berpengaruh Köprülü dan setelahnya menjabatan sebagai utusan ke Damaskus untuk saudara iparnya grand wazir Koprulu Fazil Ahmed Pasha. Dan antara tahun 1663 atau 1666 ia menjadi Kapudan Pasha (Grand Admiral dari Angkatan Laut Ottoman).
    Ia menjabat sebagai komandan pasukan darat dalam perang melawan Polandia pada tahun 1672, yang berakhir dengan dimasukkannya provinsi Podolia ke dalam kekaisaran Ottoman. Kemenangan tersebut memungkinkan Ottoman untuk mengubah daerah Cossack dari Ukraina selatan menjadi protektorat. Pada 1676, ketika saudaranya iparnya Koprulu Fazil Ahmed Pasha meninggal, Mustafa menggantikannya sebagai perdana menteri. Dan pada tahun 1678 terjandi pemberontakan di Cossack yang pada akhirnya Kara Mustafa kurang berhasil mengatasi pemberontakan ini karena campur tanggan Rusia yang membantu para pemberontak Cossack dan membuat Turki menandatangani perjanjian damai pada tahun 1681, yang berakhir pada dikembalikannya tanah Cossack kepada Rusia.
    Pada 1683, ia meluncurkan kampanye utara ke Austria dalam upaya terakhir untuk memperluas kerajaan Ottoman setelah lebih dari 150 tahun berperang. Pada pertengahan Juli, dengan tentaranya yang berjumlah 100.000 orang telah mengepung Wina (dijaga oleh 10.000 tentara Habsburg). Pada bulan September, ia telah mempelajari segala seluk beluk benteng dan musuhnya sang kara mustafa berfikir dia akan menang atas Wina.
    Tapi pada tanggal 12 September 1683, tentara gabungan Jerman dan Polandia di bawah Raja Jan Sobieski mengambil keuntungan dari kelengahan sang Kara Mustafa dalam memperhitungkan strategi, dia tidak menyangka sebelumnya bahwa ada satu point yang terlewat dari hasil berbulan-bulan Kara Mustafa mempelajari benteng musuhnya itu, yaitu bukit disekitar benteng yang menjadi akhir dari perjalanan hidup Kara Mustafa, disanalah pasukan gabungan Jerman dan Polandia menyerang posisinya. Ini semua bermula ketika orang-orang didalam benteng yang sudah dikepung pasukan Kara Mustafa itu memberi kode untuk bala bantuan dari luar dengan sekam api yang dilontarkan ke udara tanpa Kara Mustafa menyadari bahwa itu adalah kode dari musuhnya untuk memanggil bantuan dari luar benteng.
    Terlambat sudah bagi Kara Mustafa untuk menyadari kelalaiannya, panglima pasukan gabungan Jerman Polandia mengirim pesan kepada Kara Mustafa bahwa mereka telah mengepungnya dari balik bukit dan memintanya untuk mundur. Akhirnya drama pengepungan ini yang seharusnya Kara Mustafa mengepung musuhnya yang ada didalam benteng sekarang berbalik Kara Mustafalah yang dikepung dari dua arah dari balik bukit dan dari dalam benteng! Paniklah orang tua ini dan memerintahkan pasukannya untuk dibagi dua menghadapi dua pasukan yang mengepung mereka.
    Dan sang penakluk ini akhirnya berperang bersama para pasukannya sampai pada tanggal 25 Desember 1683, Kara Mustafa dieksekusi di Belgrade. Dia Kara Mustafa meninggal dengan tali sutra yang diikatkan di lehernya, dan itu merupakan hukuman mati yang dijatuhkan pada orang-orang yang berpangkat tinggi di Kekaisaran Ottoman. Kata-kata terakhirnya adalah, "Pastikan Anda mengikat simpul yang tepat". Lalu kepala Kara Mustafa dipenggal dan dikirim ke kepada Sultan Mehmed IV.
    Disinilah akhir dari perjuangan antara AGAMA dan KEKERASAN, dan pada dasarnya Islam tidak pernah membenarkan merebut kekuasaan dengan cara kekerasan seperti sang Kara Mustafa sudah lakukan. Kalian orang-orang Islam seharusnya belajar dari sejarah yang nyata, yang sudah terbukti bahwa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah apapun. Dan kalian tahu? Sang pahlawan yang pada akhirnya kalah dengan hina ini dicap oleh bangsa Eropa hingga sekarang ini sebagai seorang "PENAKLUK!" dan "BUKAN PEMBAWA KEMENANGAN". Ada dimana kalian Sobat-Sobatku sekalian harus belajar dari masa lalu, dari kesalahannya, dari kemenangannya dan dari apapun yang bisa Sobat petik pelajarannya.
    Jadilah agen Muslim yang lebih toleran, lebih cinta damai, lebih memakai otak/akal/fikiran untuk meraih sebuah kekuasaan yaitu tegaknya Islam di bumi Allah ini. Mulai sekarang jangan rasis dia yang Nasrani biarlah nasrani, dia yang yahudi biarlah Yahudi, dia yang kafir biarlah kafir tugas kita adalah memberi kabar gembira dan juga peringatan, dan jangan sebar kebencian.
    Saya ada reference buku /film yang bagus untuk kalian baca Sob, Covernya dibawah ini :
    ARTIKEL KARYA : ADITYA VON HERMAN
    DIAMBIL DARI BLOG : ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM
























Menjawab soal matematika secara otomatis


 https://www.mathway.com/

Punya masalah dengan pelajaran matematika?  kamu sudah bisa menjawab soal matematika dengan mudah dan cepat tanpa perlu pikir panjang.
Cukup dengan Mathway.com, kamu sudah bisa menyelesaikan seluruh soal matematika dengan mudah dan cepat juga tidak perlu menghafal rumus. Cukup dengan memasukan pertanyaan, dan jawaban akan muncul dengan sendirinya.

Penasaran? Perhatikan contoh berikut:


Dari pertanyaan di atas bisa dilihat bahwa kamu diharuskan mencari Nilai X. Mudah saja, kamu tinggal memasukan pertanyaan tersebut di website Mathway.

Gimana? Menarik, bukan? Bayangkan saja, soal yang seharusnya kamu kerjakan dalam waktu 10 menit, bisa terselesaikan hanya dengan satu klik tombol "Answer".

Bagaimana Caranya?

  1. Pergi dan kunjungi website Mathway.com.
  2. Kedua, pilih jenis topik yang ingin kamu gunakan. Cukup lengkap, ada Kalkulus, Statistik, hingga Algebra, dan masih banyak lainnya.
  3. Selanjutnya, masukanlah sebuah pertanyaan yang ingin kamu temukan jawabannya. Sebagai contoh, gunakan pertanyaan di bawah ini:
  4. Masukan pertanyaan tersebut, lalu klik tombol Answer.Dengan Dalam sekejap jawaban  muncul. Keren kan?mantap

Jalan pintas: nyontek otomatis






Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang tidak banyak disukai orang-orang. Penyebab orang tidak menyukai matematika adalah banyaknya rumus serta cara yang digunakan untuk menemukan kunci jawabannya.
. Aplikasi PhotoMath ini akan secara otomatis memberikan jawaban dari setiap soal dengan foto.

 Kunci Jawaban Soal Matematika Hanya dengan Difoto

  • Download PhotoMath lalu install seperti biasa di Android.
  • Buka aplikasinya dan kamu akan langsung masuk ke mode kamera.
  • Dekatkan kamera ke arah soal yang ingin dijawab dan secara otomatis jawaban dari soal tersebut akan muncul dengan sendirinya.

  •  
  •  
  •  
  • Untuk mengetahui langkah-langkah menyelesaikan soalnya, kamu bisa klik jawaban tersebut dan langkah-langkah jawaban akan muncul.

detik=detik

Bagaimana buku dibuat

nasionalis

BUNG KARNO, INSINYUR YANG MEMILIH JALAN PENDERITAAN
Bung Karno adalah seorang insinyur. Gelar itu didapatkannya dari Sekolah Teknik Tinggi di Bandung. Saat bung Karno masuk sekolah teknik itu, jumlah murid dari kalangan pribumi cuma 11 orang. Maklum, di jaman itu, pintu sekolah tinggi belum terbuka untuk rakyat jelata.
Ilmu Bung Karno adalah spesialis pekerjaan jalan raya dan perairan. Ia membuat tesis tentang konstruksi pelabuhan dan jalanan air. Dengan tesis itu, ditambah kemampuannya dalam teori perencanaan kota, Bung Karno mendapat banyak tawaran pekerjaan.
Tawaran pertama datang dari almamaternya, yakni jabatan asisten dosen. Bung Karno pun segera menolak tawaran itu. Ia juga mendapat tawaran bekerja di pemerintahan kota. Itupun segera ditolaknya.
Hingga suatu hari, seorang dosen yang paling dihormatinya, Professor Ir. Wolf Schoemaker, memintanya terlibat dalam pembangunan perumahan bupati di Bandung. Awalnya Bung Karno menolak tawaran itu dengan halus. Ia menyampaikan alasan penolakannya kepada sang Professor.
“Saya tidak yakin di kemudian hari akan menjadi pembangun rumah. Tujuan saya ialah untuk menjadi pembangun dari suatu bangsa,” kata Soekarno menjelaskan idealismenya kepada professor yang dihormatinya itu.
Soekarno juga menjelaskan soal prinsip gerakan yang dianutnya, yaitu non-kooperasi. Baginya, gerakan bekerjasama dengan pemerintah dengan mengemis-ngemis sudah usang dan hanya menghasilkan janji-janji yang tidak ditepati. Karena itu, bagi Soekarno, sudah saatnya percaya kepada diri sendiri.
Si professor tetap merayu. Ia tetap berharap hati bekas muridnya segera luluh. Akan tetapi, rupanya hati Bung Karno malah makin mengeras. Bung Karno tetap menolak bekerjasama, supaya tetap bebas dalam berfikir dan bertindak.
“Kalau saya bekerjasama dengan pemerintah, secara diam-diam saya membantu politik penindasan dari rejim mereka yang otokratis dan monopolistis itu. Pemuda sekarang harus merombak kebiasaan menjadi pegawai kolonial setelah memperoleh gelarnya. Kalau tidak begitu, kami tidak akan merdeka selama-lamanya,” ujar Bung Karno.
Tetapi sang professor tidak berhenti membujuk. “Jangan terima pekerjaan jangka lama,” katanya, “tetapi buatlah satu rumah ini saja untuk bupati.”
Bung Karno tak bisa mengelak lagi. Ia pun menerima tawaran itu: membangun rumah untuk Bupati. Pekerjaan itu berhasil diselesaikannya dengan baik dan sukses. Ia pun dibanjiri tawaran pekerjaan serupa. Departemen Pekerjaan Umum menawarkan pekerjaan tetap kepadanya. Tetapi, Bung Karno yang saat itu sangat butuh uang untuk menopang hidupnya bersama sang istri, tetap saja menolak. Ia tetap teguh pada prinsip perjuangannya: non-kooperasi.
Suatu hari, Bung Karno sangat perlu uang dan pekerjaan. Ia dan istrinya, Inggit Ginarsih, benar-benar kekurangan. Kepada setiap tamunya ia hanya menyuguhkan secangkir teh encer tanpa gula. Betapa sulit dan sukarnya kehidupan keluarga baru itu.
Begitu Yayasan Ksatrian–sekolah yang diasuh oleh Dr. Setiabudi—membuka lowongan, Bung Karno pun mengajukan lamaran. Bung Karno pun diterima mengajar di sekolah kaum nasionalis itu.
Bung Karno, yang tidak punya pengalaman mengajar, mencoba menggunakan gayanya sendiri untuk mengajar. Ketika ia mengajarkan sejarah, misalnya, yang diajarkan bukan menghafal nama-nama, tahun dan tempat. Bung Karno berusaha menceritakan peristiwa sejarah itu dengan metode sandiwara. “Kalau aku bercerita tentang Sun Yat Sen, aku betul-betul berteriak dan memukul meja,” katanya kepada Cindy Adams, penulis buku otobiografinya, saat mengingat kejadian itu.
Suatu hari, ketika sedang mengajarkan soal imperialisme, ia mengupas tuntas persoalan ini dan mengutuknya. Sayang, ketika Bung Karno sedang asik menjelaskan imperialisme kepada muridnya, penilik sekolah bangsa Belanda memperhatikannya. Hari itu juga karier Bung Karno sebagai guru langsung berakhir.
Pada tahun 1926, Bung Karno membuka biro tekniknya yang pertama, dengan merangkul kawan sekelasnya, Ir. Anwari. Tetapi biro arsitek ini tidak berjalan lama dan memang tidak pernah berfungsi sebagaimana mestinya. Jiwa Bung Karno sudah terlanjur terpanggil untuk terlibat dalam perjuangan politik melawan kolonialisme.
“Aku tidak menjadi guru. Aku menjadi juru kotbah. Mimbarku adalah pinggiran jalanan. Kumpulanku? Massa rakyat menggerumut yang sangat merindukan pertolongan,” kata Bung Karno.
Pada tahun 1926 itu, Bung Karno sudah terjun dalam pergumulan teori yang cukup serius: ia mempelajari nasionalisme, marxisme, dan islamisme. Ia telah mendirikan sebuah perkumpulan berupa study club di bandung. Di dalamnya tergabung pula intelektual-intelektual muda yang baru pulang dari negeri Belanda.
Bung Karno benar-benar tenggelam dalam pergerakan. Sampai-sampai ia lupa akan biro tekniknya, bahkan lupa pada Inggit Ginarsih. “Di malam terang bulan yang penuh gairah, aku bahkan lebih memikirkan isme daripada memikirkan Inggit. Pada waktu muda-mudi yang lain menemukan kasihnya satu sama lain, aku mendekam dengan Das Capital. Aku menyelam lebih dalam dan lebih dalam lagi,” kenang Bung Karno.
Begitulah, Bung Karno tidak pernah lagi punya pekerjaan tetap. Pada tahun 1932, sesudah keluar dari penjara Sukamiskin, Bung Karno membangun biro arsitek baru lagi. Kali ini ia menggandeng kawannya yang lain, Ir. Rooseno. Tetapi biro arsitek itu tidak berkembang, sebab orang lebih tertarik kepada arsitek Tionghoa dan Belanda.
Sebagai pimpinan partai, Partindo, Bung karno mendapat tunjangan 70 rupiah sebulan. Penghasilan itu tidak-lah mengcukupi kebutuhannya saat itu. Terlebih, ia tinggal serumah dengan kawan seperjuangannya, Maskun. Maskun sendiri sudah punya istri. Dua pasangan ini tinggal serumah. Tempat tidur mereka hanya dipisahkan oleh dinding bilik. Dan, kedua pasangan ini pun tidur tanpa dialasi kasur.
Begitulah Bung Karno memilih “kesulitan” sebagai pilihan perjuangan. Ia tidak memikirkan sedikitpun soal-soal duniawi. Bung Karno mengatakan: “Hanya orang-orang yang tidak pernah menghirup nasionalisme yang dapat melibatkan dirinya dalam soal-soal duniawi.”
Bung Karno memilih kemerdekaan sebagai makanan hidupnya. Ia, seorang insinyur, rela menderita demi kemerdekaan negerinya. Masihkan ada kaum nasionalis yang berfikiran seperti Bung Karno ini?

Senin, 29 Juni 2015

Lawan

Anda Menjadi Apa yang Anda Lawan
Sesungguhnya Anda menjadi apa yang Anda lawan ... Jika saya marah dan Anda menghadapi saya dengan kemarahan apa akibatnya? Lebih banyak kemarahan. Anda menjadi seperti saya. Jika saya jahat dan Anda melawan saya dengan cara-cara yang jahat pula, maka Anda pun menjadi jahat, betapa pun Anda merasa benar. Jika saya brutal dan Anda menggunakan cara-cara brutal untuk mengalahkan saya, maka Anda menjadi brutal seperti saya. Dan ini sudah kita lakukan selama ribuan tahun. Tentunya ada pendekatan lain selain menghadapi kebencian dengan kebencian? Jika saya menggunakan cara-cara keras untuk melenyapkan marah dalam diri saya, maka saya menggunakan cara salah untuk tujuan benar, dengan demikian tujuan benar itu berakhir. Di sini tidak ada pemahaman, orang tidak mengatasi marah. Marah perlu dikaji dengan toleran dan dipahami; ia bukan dikalahkan dengan cara-cara keras. Marah mungkin disebabkan oleh banyak hal, dan tanpa memahaminya tidak ada pembebasan dari marah.
Kita telah menciptakan musuh, penjahat, dan kalau kita sendiri menjadi musuh, itu sama sekali tidak akan mengakhiri permusuhan. Kita harus memahami sebab-sebab permusuhan, dan tidak lagi memberinya bahan bakar dengan pikiran, perasaan dan tindakan kita. Ini pekerjaan sulit, menuntut kesadaran-diri dan kelenturan cerdas terus-menerus, oleh karena sesuai dengan kita, begitu pula masyarakat atau negara. Lawan atau kawan adalah hasil dari pikiran dan tindakan kita sendiri. Kita bertanggung jawab menciptakan permusuhan, dengan demikian lebih penting menyadari pikiran dan tindakan kita sendiri daripada memikirkan lawan atau kawan, oleh karena pikiran yang benar mengakhiri pembagian. Cinta mengatasi kawan dan lawan.
~ J Krishnamurti, Buku Kehidupan,

Renungan

Ego memang sombong, bahkan -baik dgn cara halus, intelektual ataupun secara vulgar bak preman pasar yg lagi mabok- suka membodoh2kan orang lain, menganggap org lain tolol, pantas diketawain, diejek2 dan semacamnya.
aku (ego) ini menganggap dirinyalah yg paling intelek, paling cerdas, paling bener, paling tau, paling utama, paling suci, dan semacamnya.
Hahahahaaa... Padahal, baru kena rasa kantuk yg amat sangat aja si ego ini sudah klepek2.
Dan saat raga ini tertidur, hayoooo... Wahai ego, dimanakah harga diri yg kau bela dan bangga2kan itu!?
Dimanakah intelektualitas yg kau gadang2 itu?
Ayoo...mana segala hartamu, jabatanmu, kekayaan2mu, doktrin2mu, konsep2 & prinsip2 kebanggaanmu selama ini, mana...mana...mana...?
Iya. saat pikiranmu digulung (ditidurkan) oleh Sang Sukma Sang Hidup, ayo mana segala hebat2mu itu? mana segala kebenaran dan hal yg kau anggap penting itu?
Oh...egoku sayang egoku malang ...masih mau nekad terus sombong dan berbangga diri?