Senin, 22 Juni 2015

Film berlatar sejarah 1

dong yi
jodha
abad kejayaan



 EPS SABTU 20JUNI 2015
 *ketika itu, Mustafa sedang berbicara dengan Bali Bey, Mustafa mengungkapkan kekhawatirannya, Bali Bey menegaskan dirinya akan selalu melindungi Raja dan keluarganya
*Afife melihat Mihrimah yang sedang bersedih dikamarnya, Mihrimah marah dan meminta Afife untuk membiarkannya menangis agar menenangkan rasa sakitnya
*Mustafa bertemu dengan Rustem, Mustafa berkata pada Rustem bahwa Mihrimah adalah bagian dari jiwanya, oleh karena itu Mustafa berharap agar Rustem tidak menggunakannya untuk kepentingan politik
*kala itu, Mihrimah berjalan melewati gadis harem dan Fahriye ingin agar Mihrimah tidak merasakan sakit dan bersedih
*Mahidevran, Hatice, dan Sah sedang berkumpul, mereka bertanya.tanya bagaimana semua ini bisa terjadi dan sekarang semuanya dikendalikan oleh ular yang berpura.pura menjadi Valide, Hatice menyindir Sah bahwa Sah harus senang karena Sah berhasil mengusir dirinya dari Istana dan mempromosikan Luthei menjadi Perdana Menteri, Hatice menyarankan pada Sah agar tidk pernah membiarkan Luthfi tidur di malam hari..agar tidak didatangi para Algojo yang tiba.tiba membunuh Luthfi
*Raja bersama Mustafa, beliau mengaku senang pada Mustafa karena beliau mendengar warga di Manisa merasa senang atas cara pemerintahan Mustafa, kala itu Rustem datang.. Raja meminta Rustem untuk mendekatinya.. Raja memberikan sebuah pisau yang dihiasi batu permata sebagai hadiah pernikahan.. Raja memperingatkan Rustem ketika memberikan pisau itu, bahwa jika Rustem melayani Dinasti tanpa kesombongan dan kebanggaan yang lebih..maka pisau ini akan melindungi Rustem, tetapi jika sebaliknya yang terjadi..maka pisau ini akan menjadi akhir dari Rustem
*Hatice menghadiri upacara pernikahan Mihrimah, ia bergumam bagaimana Hurrem bisa melakukan hal seperti itu pada Puterinya, Sah menjawab bahwa mereka (Hatice dan Sah) sendiri juga telah berada di.posisi yang sama karena orang tua mereka memaksa mereka menikah dengan orang yang tidak di inginkan
*Raja memberikan hadiah berupa perhiasan yang dibuat oleh beliau sendiri untuk Mihrimah sebagai hadiah pernikahan
*Rustem melihat Bali Bey sedang berada di.teras dan penuh kesedihan, Rustem mengatakan pada Bali Bey jika pernikahan ini mengacaukan pikiran Bali Bey sekarang dan karena Rustem sudah menjadi Menteri maka dirinya bisa merawat dan mengirim Bali Bey pulang ke asalnya, Bali Bey menjawab bahwa dirinya berada dalam posisi sekarang ini karena Raja sendiri yang mengangkatnya oleh karena itu hanya Raja yang bisa memecat dirinya
*upacara pernikahan berlangsung, dengan kehadiran para saksi dan imam, Mihrimah masuk dalam kamar Ibunya..dan Hurrem menempatkan Tiara (Mahkota) dikepala Mihrimah, Mihrimah menatap Ibunya tanpa berbicara sedikit pun, terlihat dari mata Mihrimah penuh dengan kesedihan
*kini.. Mihrimah dengan wajah sedih bersiap.siap untuk malam pernikahan.. Rustem meleas kerudungnya dan mengatakan dirinya sudah menunggu semua ini terlalu lama.. Rustem berkata pada Mihrimah tidak peduli posisi setinggi apapun dan Rustem menunjukkan sebotol racun pada Mihrimah kemudian ia berlutut didepannya.. Rustem berkata bahwa dirinya siap mati sekarang jika Mihrimah tidak menginginkannya kemudian Rustem mendekatkan botol itu untuk ia minum, akan tetapi Mihrimah mencegah dengan tangannya, Rustem pun mencium tangan itu
*beberapa tahun berlalu, terlihat di layar sekarang memasuki tahun 1541, dan Mihrimah telah melahirkan seorang gadis, Raja memberi nama bayi itu "Ayse Humasah"
*Luthfi memutuskan untuk menerapkan hukum.hukum Islam
*di Dewan, Pasha melaporkan pada Raja bahwa Ratu Isabella sedang terancam oleh Ferdinand, setelah kematian suaminya yaitu Raja Zapolia, mereka pun prihatin tentang masa depan aliansi karena anak Ratu itu masih terlalu muda untuk menjadi Raja, Rustem mengusulkan untuk mengirim utusan Ottoman untuk mencari tau apa yang terjadi disana dan Raja menyetujuinya
*Mihrimah tidak memiliki cukup susu, sehingga mereka memanggil perawat untuk merawat Humazah, dia adalah Emine
*Raja, Hurrem dan Rustem sedang berkumpul, Hurrem memuji Rustem bahwa Rustem adalah suami yang baik untuk Mihrimah, hal itu sungguh membuat Raja senang, setelah Hurrem dan Rustem bertukar pandang penuh makna isyarat, Rustem mengatakan pada Raja bahwa Mustafa memberikan uang untuk tentara untuk merayakan kelahiran anaknya, Hurrem berkata Mustafa adalah Pangeran yang diizinkan untuk itu dan tujuannya adalah menyenangkan tentara, Raja diam mendengarnya, ketika Rustem pergi.. Hurrem terus berkata pada Raja agar Raja perlu bersedih untuk itu karena yang Mustafa lakukan adalah untuk keponakannya, Raja tetap diam akan tetapi beliau pergi ke mejanya, diam.diam beliau membenci semua itu, Hurrem pun tersenyum puas.*Luthfi dan Sah berbicara tentang Mehmet mengapa Mehmet belum juga pergi ke Provinsi, Sah berkata pada Luthfi agar Luthfi berbicara dengan Raja untuk hal ini, hingga dirinya akan mampu menyingkirkan Hurrem saat Hurrem harus mengikuti Mehmet ke Provinsi *Matrakci bertemu Nigar, Nigar berada dalam situasi yang putus asa dan diselimuti kesedihan yang dalam disamping makam Ibrahim, Nigar mengatakan bahwa dirinya belum menemukan Puterinya (Esmanur), Nigar terus berkata bahwa semua yang terjadi sekarang ini pada dirinya adalah ulah Hurrem dan Rustem *Luthfi bertemu Raja, Luthfi mengatakan pada Raja bahwa Mehmet sudah berusia 20 tahun dan tampaknya Mehmet bersedih karena dia belum dikirim ke Provinsi, jadi Mehmet takut jika Ayahnya tidak percaya padanya, Raja berkata bahwa Mehmet adalah darah dan jiwanya dan dirinya sepenuhnya percaya pada Mehmet, sementara Rustem sangat terganggu mendengar diskusi itu *Hurrem mengatakan pada Mihrimah bahwa Raja marah pada Mustafa karena Mustafa memberikan uang pada tentara elit, Mihrimah menegaskan pada Ibunya bahwa Mustafa tidak memiliki tujuan buruk, Rustem datang dan memberitaukan mengenai Mehmet yang akan pergi ke Provinsi atas usultan Luthfi, Hurrem sangat tidak nyaman mendengar semua ini *Nigar datang pada Sah dan meminta bantuan pada Sah, namun Sah sedikit menolak, Nigar meyakinkan jika Sah mau membantu dirinya membalas dendam pada Hurrem dan Rustem maka dirinya sudah memiliki rencana *Hurrem mengatakan bahwa Rustem harus melakukan sesuatu untuk mencegah kepergian Mehmet karena jika itu terjadi maka dirinya tidak bisa tinggal di Istana lagi, percakapan Hurrem itu didengar oleh Emine *Raja membahwas tentang Pangeran dengan Bali Bey dan Barbarossa, keduanya mengatakan bahwa sudah saatnya Mehmet pergi ke Provinsi *Sah dan Hatice merasa senang ketika Luthfi mengatakan bahwa Raja setuju untuk mengirim Mehmet ke Provinsi, mereka pun menganggap bahwa mereka akan menyingkirkan Hurrem karena Hurrem harus pergi dengan Mehmet, Emine yang merupakan mata.mata dari Sah kemudian datang memberitau mereka bahwa Hurrem merasa tidak nyaman dan mencari cara agar Mehmet tidak pergi ke Manisa *Raja mengatakan pada utusan dari Hungaria bahwa dia adalah satu yang memutuskan siapa yang akan mendapatkan tahta Hungaria, jika Ferdinand berani merebutnya maka biarkan dia melakukannya, Raja setuju atas usulan Luthfi untuk mengirim Megmet ke Amasya untuk memimpin disana. Mehmet mendengarkan semua ini dengan penuh semangat, mereka juga memutuskan untuk mengirim Selim memerintah di Konya, dan Beyezid di Kutahya *Sah merasa senang karena bisa menyingkirkan Hurrem, Luthfi menambahkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk menyingkirkan Rustem *Hatice dan Sah mengunjungi Istana Mihrimah untuk melihat Humazah, diantara perempuan yang menyertai mereka terdapat Nigar yang dengan wajah tertutup *Hurrem mengatakan pada Rustem bahwa karena Rustem tidak bisa mencegah keberangkatan Mehmet maka Rustem harus harus bisa membuat Mehmet tidak pergi ke Amasya, namun ke Manisa, Rustem mengatakan bahwa Mustafa telah bertahun.tahun disana dan sulit untuk menyingkirkanya, Hurrem mengingatkan bahwa dirinya melakukan apa yang Rustem inginkan yaitu menikah dengan Mihrimah, oleh karena itu Rustem harus bisa menemukan cara untuk membuang Mustafa dari Manisa .
*Hatice berkata pada Mihrimah yang nampaknya Mihrimah sedih, namun Mihrimah berkata dirinya hanya lelah *kini.. Nigar berhasil melarikan diri dari beberapa wanita lain dan sekarang Nigar bersembunyi di Istana Mihrimah *Mihrimah meminta Ibunya agar Ibunya malam ini tinggal di Istananya agar keesokan harinya dirinya bisa pergi bersama Ibunya bahwa dirinya sangat merinduhkan Ayahnya *Sah nampak gelisah pada malam hari, Mercan berkata apakah harus percaya pada Nigar, karena takut jika Nigar akan menyakiti Humazah dan bukan Rustem *ketika semua orang telah tidur, Nigar muncul dan dengan membawa senjata, ia berhasil memasuki kamar Mihrimah, namun didalam.. Nigar berdiri dengan pandangan kosong ketika melihat ranjang bayi, ia berpikir akan Esmanur *Gulbahar terbangun dan memberitau Rustem bahwa dirinya menemukan seorang Aga telah dibunuh *Rustem bergegas berjalan untuk melihat apa yang terjadi, ia pun melihat ranjang bayi namun Humazah menghilang *Raja tiba di Istana Mihrimah, Mihrimah putus asa bersedih dan jatuh dalam pelukan Ayahnya *Gulbahar mengatakan bahwa dirinya menemukan antin Nigar dibawah ranjang bayi, Hurrem bertanya.tanya bagaimana itu bisa terjadi karena Nigar bertahun.tahun telah pergi dari Istanbul
# Sumber : FP Abad Kejayaan-ANTV

Tidak ada komentar:

Posting Komentar