AKU SANG PENYEMBAH PATUNG .........
Rekan – rekan apakah anda tahu bahwa aku adalah Penyembah Patung ?
Bahkan guruku sendiri mengatakan aku adalah penyembah patung ( walau tak diucapkan secara langsung ), namun berwujud sindiran RUTIN.
Beliau mengatakan “HARAM” bagi gadis penyembah langit dipersunting oleh pemuda penyembah patung ....... itu namanya gadis murtad !
Itu kujalani saat aku mempelajari hakekat tertinggi AJARAN PENYEMBAH LANGIT !
Yah BELAJAR sembari terus DIHINA oleh Sang Guru Dorna
Dan aku diam, aku sudah sangat terbiasa dengan hinaan itu ...... bahkan dari aku balita ....... aku adalah “anak penyembah patung”
Bagi penganut Vedantic di tengah – tengah mayoritas ...... aku sudah menganggap hinaan tersebut bagaikan minum air putih .........
Aku terus TIARAP dan MERAYAP memeluk Bhagavadgita, seolah aku tunduk dan takluk oleh dominasi Sang Penyembah Langit.
Bagaikan teknisi SENJATA RUSSIA ....... aku diam di ruang bawah tanah sambil mempelajari semua KELEMAHAN TEKNIK SENJATA BARAT ........
Aku tetap percaya pada diriku bahwa pada suatu saatnya BHAGAVADGITA akan tampil bagaikan pesawat SUKHOI PAK-FA yang ditakuti NATO
Bhagavadgita bagaikan air putih ........... mereka minum namun tak sadar bahwa mereka meminum Bhagavadgita
Yah Kitab Kuno berusia 12000 tahun, itulah peganganku ..... kitab yang ada bahkan saat peradaban mereka belum MEMAKAI CELANA
Mereka berteriak tentang TUHAN ........bahkan Bhagavadgita telah membahas mengenai LAPISAN TUHAN ITU SENDIRI DALAM LAPISAN TAK TERBATAS IMAGINER .......... mereka menganggap SINAR ITU ADALAH TUHAN ( Brahmajyoti) belum kawan ....... masih jauh .......musti naik becak dulu ....... itu baru lapisan luar .......... itu belum inti Brahman ( Goloka Virndavana)
Mereka berteriak mengenai KECINTAAN PADA TUHAN ......... Bhagavadgita telah selesai membahas TOTALITAS PENYERAHAN ABADI .......... SENYAWA YANG MELEBUR PADA INTI TUHAN .........
Saat mereka berteriak bahwa Tuhan itu bukan lelaki bukan perempuan tak beranak dan sibuk mengangkat pedang demi suatu dogma kaku ......
GITA telah mendefinisikan TUHAN memiliki LAPISAN TAK BERPRIBADI dan INTI BERPRIBADI ........... DAN INTI TERSEBAR, TERSEBAR ADALAH SATU, KERAGAMAN GERAK DALAM 1 LANGKAH UTAMA ........ ha ha ha ha ha ha ha ha
Saat mereka berteriak mengenai KESATUAN WUJUD .......Bhagavadgita terkekeh – kekeh bahwa “ ADANYA SUBSTANSI PEMBENTUK SEMUANYA YANG HAKIKINYA ADALAH SATU YANG TERDIRI SUBSTANSI LUAR DAN UTAMA“
Saat mereka berteriak HARI KIAMAT/ HARI AKHIR ....... Bhagavadgita telah sampai pada hitungan KALPA yang terdiri 4 Yuga (zaman) ..... Satya Yuga 1.728.000, tahun ......Treta Yuga 1.296.000 tahun .......Dvapara Yuga 864.000 tahun ......Kali Yuga 432.000 tahun ......... yang mana 1 Kalpa berputar 1000 kali atau 4.320.000 tahun x 1000 = 4.320.000.000 = 1 hari BRAHMA ( Malaikat tertinggi) . Yang mereka sebut KIAMAT (oleh mereka) hanyalah satu siklus usia BRAHMA ( Malaikat tertinggi ) yang dimusnahkan setiap 311.04.000.000.000 tahun sekali yang kemudian akan diperbaharui lagi ........ karena waktu sepanjang 311.04.000.000.000 tahun hanyalah 1 detik bagi Brahman Yang Agung ( Tuhan Yang Maha Esa ) ....... Dan Esensi Brahman adalah PENGUASA WAKTU
Saat mereka sibuk menonjol - nonjolkan AGAMA sebagai IDENTITAS AJARAN....... Bhagavadgita justru telah meninggalkan fase itu alias MALU nyebut – nyebut diri sebagai milik suatu agama atau golongan ....... alias UDAH NGGAK JAMAN ...... UDAH KETINGGALAN TREND dalam siklus zaman
Saat mereka sibuk mempertentangkan NABI bukan TUHAN ....... NABI cuma manusia sebagai utusan ........ Bhagavadgita udah males ngurus pokok bahasan kayak anak kecil begituan ...... Gita telah mengetahui bahwa definis UTUSAN ADALAH BERAGAM BENTUKNYA , DAN MERUPAKAN HAK PREROGATIF TUHAN MAU BIKIN APAAN ...... ITU KAN TERSERAH TUHANNYA ...... SUKA – SUKA TUHAN NYA ! ......alias ia bisa berwujud manusia biasa, jelmaan, orang tak dikenal, gejala alam, peristiwa dan segala hal yang tak mungkin di rasio oleh otak kita yang hanya sebesar biji kacang ................ kasihan kan ?
Definisi hatiku hanya sederhana : “JANGAN PERNAH MENYEBUT MATAHARI TAK ADA HANYA KARENA KAU BUTA “ ......... mau kau caci maki matahari , sang matahari tetap terbit dari timur dan tenggelam di barat ........ begitu juga dengan KARMA ...... mau percaya, mau kagak, mau bilang ajaran karma itu haram, mau elo bilang itu nggak ada ........... TETAP AJA KALAU KAU MALING SENDAL , DIBAWA KE KANTOR POLISI, DIGEBUKIN SAMPAI BABAK BELUR ..... alias tetap saja KAU KENA KARMANYA / TERGILAS KARMA .......mau kau bilang karma itu TUKIYEM kek ...... karma itu NGGAK ADA kek ....... karma itu AJARAN SESAT kek ......... KARMA TETAP KARMA ...... kalau kena karmanya ya tetap MENCREEEET !!!!
Hade e e e e h SAKING GAK NYAMBUNGNYA .......ya udah NGALAH AJA ...... he he he he he he dibalik senyumku sebenarnya JAKA SEMBUNG NYERVIS BECAK ( GAK NYAMBUNG CAK ! ) ......... sambil menikmati hinaan dari mereka ........ DIJAWAB SALAH .....NGGAK DIJAWAB SALAH ! .....ya udah diam aja !
Jangankan dengan rekan – rekan dari LANGIT dengan GURU SENDIRI saja sudah JAKA SEMBUNG MAKAN PERMEN alias NGGAK NYAMBUNG MEN ! he he he he he he he NGALAH dan terus belajar ...............
Yah itulah rekan – rekan keluh kesah SANG PENYEMBAH PATUNG
Manusia yang tak mengenal Tuhan yang DEFINITIF ........
Penganut agama Pentium Celeron ...... AGAMA BUMI ..... AGAMA CIPTAAN MANUSIA ........
AKU SANG PENYEMBAH BERHALA .....
Rekan – rekan apakah anda tahu bahwa aku adalah Penyembah Patung ?
Bahkan guruku sendiri mengatakan aku adalah penyembah patung ( walau tak diucapkan secara langsung ), namun berwujud sindiran RUTIN.
Beliau mengatakan “HARAM” bagi gadis penyembah langit dipersunting oleh pemuda penyembah patung ....... itu namanya gadis murtad !
Itu kujalani saat aku mempelajari hakekat tertinggi AJARAN PENYEMBAH LANGIT !
Yah BELAJAR sembari terus DIHINA oleh Sang Guru Dorna
Dan aku diam, aku sudah sangat terbiasa dengan hinaan itu ...... bahkan dari aku balita ....... aku adalah “anak penyembah patung”
Bagi penganut Vedantic di tengah – tengah mayoritas ...... aku sudah menganggap hinaan tersebut bagaikan minum air putih .........
Aku terus TIARAP dan MERAYAP memeluk Bhagavadgita, seolah aku tunduk dan takluk oleh dominasi Sang Penyembah Langit.
Bagaikan teknisi SENJATA RUSSIA ....... aku diam di ruang bawah tanah sambil mempelajari semua KELEMAHAN TEKNIK SENJATA BARAT ........
Aku tetap percaya pada diriku bahwa pada suatu saatnya BHAGAVADGITA akan tampil bagaikan pesawat SUKHOI PAK-FA yang ditakuti NATO
Bhagavadgita bagaikan air putih ........... mereka minum namun tak sadar bahwa mereka meminum Bhagavadgita
Yah Kitab Kuno berusia 12000 tahun, itulah peganganku ..... kitab yang ada bahkan saat peradaban mereka belum MEMAKAI CELANA
Mereka berteriak tentang TUHAN ........bahkan Bhagavadgita telah membahas mengenai LAPISAN TUHAN ITU SENDIRI DALAM LAPISAN TAK TERBATAS IMAGINER .......... mereka menganggap SINAR ITU ADALAH TUHAN ( Brahmajyoti) belum kawan ....... masih jauh .......musti naik becak dulu ....... itu baru lapisan luar .......... itu belum inti Brahman ( Goloka Virndavana)
Mereka berteriak mengenai KECINTAAN PADA TUHAN ......... Bhagavadgita telah selesai membahas TOTALITAS PENYERAHAN ABADI .......... SENYAWA YANG MELEBUR PADA INTI TUHAN .........
Saat mereka berteriak bahwa Tuhan itu bukan lelaki bukan perempuan tak beranak dan sibuk mengangkat pedang demi suatu dogma kaku ......
GITA telah mendefinisikan TUHAN memiliki LAPISAN TAK BERPRIBADI dan INTI BERPRIBADI ........... DAN INTI TERSEBAR, TERSEBAR ADALAH SATU, KERAGAMAN GERAK DALAM 1 LANGKAH UTAMA ........ ha ha ha ha ha ha ha ha
Saat mereka berteriak mengenai KESATUAN WUJUD .......Bhagavadgita terkekeh – kekeh bahwa “ ADANYA SUBSTANSI PEMBENTUK SEMUANYA YANG HAKIKINYA ADALAH SATU YANG TERDIRI SUBSTANSI LUAR DAN UTAMA“
Saat mereka berteriak HARI KIAMAT/ HARI AKHIR ....... Bhagavadgita telah sampai pada hitungan KALPA yang terdiri 4 Yuga (zaman) ..... Satya Yuga 1.728.000, tahun ......Treta Yuga 1.296.000 tahun .......Dvapara Yuga 864.000 tahun ......Kali Yuga 432.000 tahun ......... yang mana 1 Kalpa berputar 1000 kali atau 4.320.000 tahun x 1000 = 4.320.000.000 = 1 hari BRAHMA ( Malaikat tertinggi) . Yang mereka sebut KIAMAT (oleh mereka) hanyalah satu siklus usia BRAHMA ( Malaikat tertinggi ) yang dimusnahkan setiap 311.04.000.000.000 tahun sekali yang kemudian akan diperbaharui lagi ........ karena waktu sepanjang 311.04.000.000.000 tahun hanyalah 1 detik bagi Brahman Yang Agung ( Tuhan Yang Maha Esa ) ....... Dan Esensi Brahman adalah PENGUASA WAKTU
Saat mereka sibuk menonjol - nonjolkan AGAMA sebagai IDENTITAS AJARAN....... Bhagavadgita justru telah meninggalkan fase itu alias MALU nyebut – nyebut diri sebagai milik suatu agama atau golongan ....... alias UDAH NGGAK JAMAN ...... UDAH KETINGGALAN TREND dalam siklus zaman
Saat mereka sibuk mempertentangkan NABI bukan TUHAN ....... NABI cuma manusia sebagai utusan ........ Bhagavadgita udah males ngurus pokok bahasan kayak anak kecil begituan ...... Gita telah mengetahui bahwa definis UTUSAN ADALAH BERAGAM BENTUKNYA , DAN MERUPAKAN HAK PREROGATIF TUHAN MAU BIKIN APAAN ...... ITU KAN TERSERAH TUHANNYA ...... SUKA – SUKA TUHAN NYA ! ......alias ia bisa berwujud manusia biasa, jelmaan, orang tak dikenal, gejala alam, peristiwa dan segala hal yang tak mungkin di rasio oleh otak kita yang hanya sebesar biji kacang ................ kasihan kan ?
Definisi hatiku hanya sederhana : “JANGAN PERNAH MENYEBUT MATAHARI TAK ADA HANYA KARENA KAU BUTA “ ......... mau kau caci maki matahari , sang matahari tetap terbit dari timur dan tenggelam di barat ........ begitu juga dengan KARMA ...... mau percaya, mau kagak, mau bilang ajaran karma itu haram, mau elo bilang itu nggak ada ........... TETAP AJA KALAU KAU MALING SENDAL , DIBAWA KE KANTOR POLISI, DIGEBUKIN SAMPAI BABAK BELUR ..... alias tetap saja KAU KENA KARMANYA / TERGILAS KARMA .......mau kau bilang karma itu TUKIYEM kek ...... karma itu NGGAK ADA kek ....... karma itu AJARAN SESAT kek ......... KARMA TETAP KARMA ...... kalau kena karmanya ya tetap MENCREEEET !!!!
Hade e e e e h SAKING GAK NYAMBUNGNYA .......ya udah NGALAH AJA ...... he he he he he he dibalik senyumku sebenarnya JAKA SEMBUNG NYERVIS BECAK ( GAK NYAMBUNG CAK ! ) ......... sambil menikmati hinaan dari mereka ........ DIJAWAB SALAH .....NGGAK DIJAWAB SALAH ! .....ya udah diam aja !
Jangankan dengan rekan – rekan dari LANGIT dengan GURU SENDIRI saja sudah JAKA SEMBUNG MAKAN PERMEN alias NGGAK NYAMBUNG MEN ! he he he he he he he NGALAH dan terus belajar ...............
Yah itulah rekan – rekan keluh kesah SANG PENYEMBAH PATUNG
Manusia yang tak mengenal Tuhan yang DEFINITIF ........
Penganut agama Pentium Celeron ...... AGAMA BUMI ..... AGAMA CIPTAAN MANUSIA ........
AKU SANG PENYEMBAH BERHALA .....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar