Sabtu, 11 Juli 2015

Cara mudah mengatasi motor mogok karena kehujanan

Cara mudah mengatasi motor mogok karena kehujanan
1. Periksa kondisi busi
Busi merupakan salah satu onderdil tersensitif sepeda motor. Ketika terkena air, busi tidak akan bisa berfungsi sebab onderdil tersebut bertugas untuk memantik api yang berguna untuk menyalakan mesin kendaraan. Ketika motor mogok, lekaslah periksa kondisi busi. Copot busi dan segera sumbat lubang busi dengan kain kering. Sediakan kain kering lain untuk mengelap busi hingga kering dan bersih. Pastikan kamu menyediakan sikat di dalam jok untuk menyikat kepala busi dan ujung elektroda. Sebagai alternatif, amplas bisa digunakan untuk mengganti sikat. Sebelum memasang busi kembali ke tempatnya, keringkan lubang busi dengan cara menyetarter motor dengan menggunakan kaki (engkol) 4-5 kali. Ingat, ketika menyetarter, kain penyumbat lubang busi jangan diambil dulu dan pastikan kunci motor tidak tergantung di lubang kunci.
2. Periksa knalpot
Setelah memeriksa busi, coba periksa knalpot. Setelah menerjang genangan, mungkin air masuk ke knalpot sehingga menyebabkan mogoknya kendaraan. Untuk menguras air dalam knalpot, standarkan motor dengan menggunakan standar tengah dan ganjal standar itu dengan batu atau kayu agar posisi bagian belakang motor lebih rendah dari bagian depan sehingga air dalam knalpot dapat keluar dengan mudah. Bila air sudah keluar, teteskan oli ke dalam knalpot agar terhindar dari karat.
3. Periksa karburator
Karburator juga harus diperiksa ketika motor tiba-tiba mogok setelah melintasi genangan. Memeriksa karburator tak berarti harus membongkarnya. Kita hanya perlu membuang air yang masuk ke saluran bensin dalam karburator. Cukup tutup kran saluran bensin dari tangki ke karburator dan putar baut pembuangan berlawanan arah dengan gerak jarum jam. Setelah bensin keluar, buka kembali salurannya dan putar balik baut hingga maksimal.



4. Buka Box VCT
Untuk motor matic, biasanya air akan masuk kedalam box VCT, sehingga V-belt akan licin dan tidak berfungsi sempurna. tidak pelu khawatir, cukup buka sedikit baut yang melekat pada Box VCT agar air dapat keluar. setelah itu panasi dan tunggu sampai V-belt kering.
5. Panasi mesin
Sepeda motor akan mengalami “kedinginan” setelah diterpa hujan. Kondisi ini bisa pula mengakibatkan motor tiba-tiba mogok. Untuk memanaskan mesin, starter sepeda motor dengan menggunakan kaki (engkol) dalam kondisi mati 4-5 kali. Kemudian nyalakan motor dan starter lagi hingga menyala. Jangan langsung menjalankan motor, tapi tunggu dulu sekitar 3-5 menit. Cara tersebut terdengar sepele, namun kalau kamu ingin motormu awet, panasi mesin motor setiap hari.
Bila cara-cara di atas tidak berhasil, kamu harus membawa motor ke bengkel dengan segera.
Tambahan, Gunakan Cover Motor Super untuk melindungi motor kamu dari air hujan, panas, dan kreatifitas tangan-tangan jahil agar selalu tampil prima dan terkondisikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar